Sabtu , 20 Nov 2021 14:02:59
Pentingnya Vaksinasi Influenza untuk Cegah Flu di Tengah Pandemi Covid-19


Memasuki musim hujan seperti sekarang, berbagai penyakit termasuk flu kerap dialami oleh banyak orang. Vaksinasi influenza untuk cegah flu parah sangat dianjurkan dan penting dilakukan selama pandemi Covid-19. Influenza adalah penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus flu atau virus influenza. "Penggunaan vaksin influenza disarankan bagi orang-orang yang rentan terkena influenza atau ingin mencegah terjadinya co-infection atau infeksi secara bersamaan antara influenza dan Covid-19," ujar Head of Medical Sanofi Pasteur Indonesia, dr Dhani Arifandi dalam konferensi pers Pentingnya Vaksinasi Flu di Masa Pandemi Covid-19, Jumat (19/11/2021). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksinasi flu musiman satu tahun sekali. Sebab, kekebalan tubuh dari vaksin flu hanya bertahan setahun saja, juga mengingat biasanya strain atau tipe virus flu bisa berubah setiap tahun.

“Kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi sesuai dengan jadwal dan rekomendasi dokter demi melindungi diri dari penyakit infeksi yang berbahaya seperti influenza," ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi, M. Epid dalam keterangannya. 

Selama pandemi Covid-19, WHO merekomendasikan penggunaan vaksin flu atau vaksinasi influenza untuk kelompok dengan risiko tinggi, di antaranya: Balita Orang lanjut usia (lansia) Orang dengan komorbid seperti jantung, HIV/AIDS, diabetes maupun penyakit lainnya Ibu hamil Tenaga kesehatan Wisatawan  WHO juga mencatat pada 2018, sekitar 3 sampai 5 juta orang di seluruh dunia terkena infeksi virus influenza berat setiap tahun. Dari jumlah tersebut, diperkirakan 290.000 hingga 650.000 orang meninggal per tahunnya. Maka, vaksinasi flu selama pandemi Covid-19 sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya dampak yang membahayakan. Pada kesempatan yang sama Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Prof DR dr Samsuridjal Djauzi, SpPD, K-AI memaparkan, rekomendasi jadwal imuniasi influenza pada orang dewasa tahun 2021 yang telah disusun PAPDI. Berdasarkan rekomendasi tersebut, vaksin influenza dewasa sangat dianjurkan, yakni untuk orang dengan usia 19 tahun ke atas untuk mendapatkan vaksinasi influenza secara rutin, guna meningkatkan kekebalan selama pandemi Covid-19.

"Kita sekarang punya dua vaksin (influenza) ada yang quadrivalent ada yang trivalent," ungkapnya. Di sisi lain dia menyebut, seiring berjalannya waktu lansia mengalami penurunan kekebalan tubuh. Akibatnya penyakit seperti influenza sering kali tidak menunjukkan gejala khas. Maka kemungkinan terjadinya komplikasi penyakit jantung pada lansia dengan influenza meningkat antara 3 hingga 5 kali lipat dan stroke meningkat 2 sampai 3 kali lipat. Manfaat vaksin flu Manfaat vaksinasi influenza antara lain menjaga seseorang agar tidak sakit, mengurangi gejala yang berat, meminimalkan transmisi virus, mengurangi angka rawat inap akibat komplikasi influenza, serta mengurangi tingkat keparahan dari infeksi. Sementara itu, menurut World Heart Federation, pasien dengan kardiovaskular yang rutin mendapat vaksin influenza setiap tahunnya berisiko terkena serangan jantung 67 persen lebih rendah, dan terkena stroke 24 persen lebih kecil.

Dikatakan Prof Samsuridjal, penderita diabetes berisiko tinggi terkena influenza dan mengalami komplikasi seperti pneumonia angka kematiannya meningkat 3 kali lipat.   Artinya, vaksinasi flu selama pandemi Covid-19 berpengaruh pada penderita diabetes dalam mencegah komplikasi yang membahayakan. "Vaksinasi influenza efektif untuk penderita diabetes, baik untuk mengurangi perawatan, komplikasi, dan kematian," tuturnya. Dia menegaskan, bahwa vaksinasi influenza pada tenaga medis pun sangat dianjurkan karena dapat melindungi mereka sekaligus mencegah penyebaran virus ke pasien yang dirawat.  Bagi kelompok berisiko tinggi, pemberian vaksin flu dapat dilakukan ketika pasien dalam kondisi yang stabil. Jika penyakit komorbid sedang kambuh, vaksinasi sebaiknya dilakukan ketika kondisi pasien sudah pulih. "Selebihnya, tidak ada syarat khusus bagi kelompok berisiko tinggi untuk melakukan vaksinasi influenza, kecuali jika mereka memiliki alergi terhadap bahan-bahan vaksin flu tersebut," jelasnya.